Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Terima kasih anda sudah berkunjung di Website KREASI | Sebuah Kreasi yang mencoba memberikan pengetahuan untuk melangkah dalam masa depan yang Gemilang | Jangan Lupa Tinggalkan Komentar Anda |

Minggu, 23 Desember 2012

Perencanaan Pembelajaran Al-qur'an Hadits dan SKI di MI



PEMBAHASAN
PERENCANAAN  PEMBELAJARAN  AL-QUR’AN  HADIS  DAN  SKI DI MI

A.    Penyusunan Program Pengajaran Al-Qur’an Hadis Dan Ski Di Mi
1.      Penguasaan Materi
a.        Ruang lingkup materi yang harus dikuasai oleh guru dan siswa
Bagi guru : “Bila siswa menguasai materi minimal seperti yang tercantum dalam GBPP, maka guru tentu saja harus menguasai lebih dari apa yang  tercantum dalam GBPP. Oleh karena itu, idealnya buku teks untuk tiap mata pelajaran harus ada :
1)      Buku sumber untuk siswa yang membahas materi yang dituntut GBPP.
2)      Buku sumber pegangan guru yang membahas perluasan materi yang dituntut GBPP. Antara lain termasuk latar belakang materi, konsep-konsep dasar dan perkembangan baru dalam ilmu pengetahuan dan teknologi.
Bagi siswa : “Materi yang harus dikuasai secara minimal oleh siswa adalah materi yang tercantum dalam GBPP. Bila memungkinkan siswa dapat diberi program pengayaan baik secara horizontal maupun vertical tentang materi pelajaran yang dipelajarinya.
b.       Usaha meningkatkan penguasaan materi
Ada beberapa alternative dalam upaya meningkatkan penguasaan materi bagi guru, antara lain sebagai berikut :
1)      Melalui musyawarah guru mata pelajaran (MGMP). Pendalaman materi dari guru, oleh guru, dan untuk guru.
2)      Melalui buku sumber yang tersedia atau kegiatan mandiri.
3)      Malalui ahli/ilmuan yang bersangkutan.
4)      Melalui kursus pendalaman materi analisis materi pelajaran.
5)      Melalui pendidikan khusus.
c.        Funsi kegiatan pendalaman materi.
1)      Meningkatkan kepercayaan diri akan kemampuan profesionalnya sehingga tidak ragu lagi dalam mengelola proses belajar mengajar.
2)      Memperdalam dan memperluas wawasan atas konsepsi tinjuan akademis dan aplikasinya sehingga dapat dimanfaatkan untuk melaksanakan analisis materi pelajaran.
d.       Langkah pembinaan untuk pendalaman materi bagi guru
1)      Persiapan : Diberikan tes pengusaan materi esensial atau kuisioner. Dari hasil tes ini kita analisis, materi esensial mana yang sebagian besar belum dikuasai. Materi-materi yang belum dikuasai inilah yang menjadi sasaran pandalaman materi.
2)      Pelaksanaan : Pelaksanaan pembinaan pendalaman materi dapat dilakukan, melalui MGMP, buku sumber atau inisiatif individu/kelompok baik pada wadah MGMP atau yang lain dan melalui ceramah ilmiah dari ahlinya dengan menggunakan studi kasus.
2.      Analisis Materi Pelajaran
a.       Pengertian analisis materi pelajaran adalah hasil dari kegiatan yang berlangsung sejak seseorang guru mulai meneliti isi GBPP kemudian mengkaji materi dan menjabarkannya serta mempertimbangkan penyajiannya.
Analisis materi pelajaran  adalah salah satubagian dari rencana kegiatan belajar mengajar yang berhubungan erat dengan materi pelajaran dan strategi penyajiannya.
b.      Analisis materi pelajaran berfungsi sebagai acuan untuk menyusun program pengajaran yaitu program tahunan, program caturwulan, program satuan pelajaran/persiapan mengajar, dan rencana pelajaran.
3.      Program Tahunan Dan Program Semester
a.        Pengertian program tahunan dan semester adalah bagian dari program pengajaran. Program tahunan memuat alokasi waktu untuk setiap pokok bahasan dalam satu tahun pelajaran. Program semester merupakan salah satu bagian dari program pengajaran yang memuat alokasi waktu untuk setiap satuan bahasan pada setiap semester.
b.      Fungsi program tahunan berfunsi sebagai acuan untuk membuat program semester yang berfunsi sebagai berikut :
1)      Acuan menyusun program satuan pelajaran/persiapan mengajar
2)      Acuan kalender kegiatan belajar mengajar
3)      Untuk mencapai efisiensi dan efektivitas penggunaan waktu belajar efektif yang tersedia.
4.      Persiapan Mengajar
a.       Pengertian persiapan mengajar merupakan salah satu bagian dari program pengajaran yang memuat satuan bahasan untuk disajikan dalam beberapa kali pertemuan.
b.       Fungsi persiapan mengajar dapat digunakan sebagai acuan untuk menyusun rencana pelajaran, sehingga dapat berfunsi sebagai acuan bagi guru untuk melaksanakan kegiatan belajar mengajar agar lebih terarah dan berjalan efisien dan efektif.
c.       Persiapan mengajar yang baik harus memenuhi kreteria:
1)      Materi dan tujuan mengaju pada GBPP
2)      Proses belajar mengajar menunjang pebelajaran yang aktif dan mengacu pada analisis meteri pembelajaran.
3)      Terdapat keselarasan antara tujuan, materi dan alat penilaian.
4)      Dapat dilaksanakan.
5)      Mudah dimengerti/dipahami
6)      Hal-hal yang perlu diperhatikan
a)      Persiapan mengajar dapat terdiri dari beberapa kali pertemuan dan minimal mengguanakan waktu 4 jam pelajaran.
b)       Penilaian proses belajar dilakukan selama proses belajar mengajar dengan mengacu pada tujuan yang hendak dicapai.
c)      Ulangan harian diadakan pada setiap akhir bahan/kajian pokok bahasan.
d)     Pada setiap pertemuan terdapat kegiatan :
                                                        i.            Pendahuluan yang meliputi motivasi dan apersepsi yaitu menyakan materi pelajaran yang lalu atau melakukan korelasi dengan lingkungan/mata pelajaran.
                                                      ii.            Kegiatan inti yaitu pengembangan konsep dan penerapan (latihan soal-soal)
                                                    iii.            Penutup berupa kesimpulan, penugasan atau penekanan/penguatan materi.
5.      Rencana Pengajaran
a.       Pengertian rencana pengajaran merupakan persiapan guru mengajar untuk tiap pertemuan.
b.       Fungsi rencana pengajaran berfungsi sebagai acuan untuk melaksanakan proses belajar mengajar dikelas agar lebih efisien dan efektif.
c.       Komponen utama rencana pengajaran.
1)       Tujuan belajar khusus
2)      Materi pelajaran
3)      Kegiatan pembelajaran
4)      Alat penilaian proses
6.      Analisis Hasil Ulangan Harian
a.       Pengertian ulangan harian adalah tes yang dilakukan pada akhir satuan bahasan/pokok bahasan/satuan pelajaran.
b.      Fungsi untuk mendapatkan umpan balik tengtang tingkat daya serap siswa terhadap materi pelajaran untuk satu satuan bahasan baik secara perseorangan maupun klasikal/kelompok.
c.       Tujuan diadakannya ulangan harian adalah :
1)      Menentukan telah tercapai/tidaknya ketuntasan belajar baik perseorangan maupun klompok.
2)      Menentukan program perbaikan dan pengayaan dan nilai kemajuan belajar siswa.

B.     Penyusunan Perangkat Administrasi Pembelajaran Al-Qur’an Hadis Dan Ski Di Mi
1.      Pengertian Administrasi Progam Pembelajaran.
Administrasi program pembelajaran adalah kegiatan yang meliputi pengaturan seperangkat program pengalaman belajar yang di susun untuk mengembangkan kemampuan siswa sesuai dengan tujuan sekolah  dalam rangka terciptanya proses belajar mengajar yang efektif dan efisien. Dimana administrasi ini sangat perlu atau sangat penting dalam pembelajaran di SD/MI, khususnya pada mata pelajaran AL-Qur’an Hadis dan SKI.
2.      Kegiatan –Kegiatan Administrasi Program Pembelajaran Di SD/MI
a.       Penyusunan Program.
Penyusunan program adalah  memikirkan dan menetapkan kegiatan yang akan di lakukan selama satu tahun ajaran dalam rangka mencapai tujuan pendidikan. Dimana kegiatan ini adalah partisipasi antara kepala sekolah, guru, serta staf yang mendukung berjalannya suatu kegiatan  yang akan di laksanakan pada awal tahun. Dimana kegiatan awal tahun adalah suatu kegiatan yang di lakukan  secara rutin tetapi hanya di lakukan pada awal tahun di mana kegiatan ini di lakukan untuk mendiskusikan apa-apa saja yang harus di lakukan pada awal tahun, kegiatan harian, mingguan, bulanan dan akhir tahun. Penyusunan program biasannya di lakukan oleh kepala yayasan atau kepala sekolah berdasarkan hasil rapat.
Kegiatan  ini di lakukan baik itu setiap awal tahun, harian, mingguan, bulanan, serta akhir  tahun di sebabkan agar terciptanya suatu kondisi yang nyaman sehingga kegiatan belajar mengajar dapat berjalan dengan baik.
Cara pelaksanaan dalam menyusun suatu program yaitu di mana adanya kerjasama antara kepala sekolah, guru, serta staf yang ada di sekolah tersebut untuk melaksanakan kegiatan yang di namakan rapat. Penyusunan program tersebut harus di lakukan pada menjelang pembukaan tahun ajaran baru.
b.       Kalender Pendidikan.
Kalender pendidikan adalah suatu jadwal  yang berisikan angka –angka numerik yang harus diikuti oleh sekolah di mana pada jadwal tersebut sudah  ditentukan dimana terdapat hari, tanggal, bulan dan tahun yang sudah di resmikan oleh DIKNAS.
Kalender pendidikan sangat di butuhkan pada SD/MI guna terciptanya dunia pendidikan  yang teratur serta koordinir sehingga sekolah-sekolah pada saat waktu dan jadwal kegiatan belajar mengajar bisa terlaksana dengan baik. Kalender pendidikan sangat di perlukan sekali selain di gunakan  untuk menentukan jadwal-jadwal rapat di sekolah juga di gunakan untuk melihat kapan menjelang liburan dan masuk sekolah.
Cara pelaksanaan kalender pendidikan sekolah itu sudah di tentukan oleh pusat atau yayasan, dimana sekolah-sekolah pada anak usia dini itu kalender pendidikannya sudah di tentukan dimana di bagi dalam tiga macam yaitu umum, lembaga serta kelas dimana umum itu biasa di gunakan di masyarakat luas sedangkan lembaga dari pihak yayasan baik itu dari lembaga sedangkan, kelas adalah suatu kalender yang di gunakan oleh masing-masing pihak sekolah yang sudah di ubah bentuknya oleh sekolah tersebut.
c.       Jadwal kegiatan Belajar.
Jadwal kegiatan belajar mengajar adalah suatu kegiatan dalam proses belajar mengajar yang sudah di tentukan oleh pihak sekolah sehingga tercapainya proses belajar mengajar yang efektif. Dimana proses belajar mengajar ini akan berlangsung baik apabila adanya kerjasama antara guru dan anak muridnya, sehingga proses belajar mengajar itu dapat berjalan sesuai apa yang diinginkan.
Jadwal kegiatan mengajar ini sangat penting dalam proses kegiatan belajar mengajar, dimana dengan adanya jadwal kegiatan belajar akan menciptakan suasana disiplin bagi guru serta staf yang lain. Selain itu guru juga dapat mengetahui kapan jadwal untuk mengajar dan anak-anak bisa mendapatkan berbagai kegiatan yang berbeda sehingga mereka bisa mendapatkan pengetahuan yang di berikan oleh guru tersebut.
Cara melaksanakannya yaitu dengan adanya persetujuan dari pihak sekolah serta yayasan .di sini di perlukan adanya kerjasama antara pihak sekolah  yaitu kepala sekolah,guru serta staf yang lain.di sini guru memberikan kegiatan belajar mengajar  berdasarkan jadwal yang sudah ada atau sudah di tentukan oleh kepala sekolah.
d.      Perencanaan Belajar Mengajar
Perencanaan belajar mengajar adalah suatu rancangan kegiatan yang harus dilakukan oleh pihak sekolah sehingga terlaksananya proses belajar mengajar yang kita inginkan. Tanpa adanya perencanaan belajar mengajar sangat sulit menentukan apa-apa saja yang di perlukan oleh para anak didik. Oleh karena itu sebelum melakukan kegiatan belajar mengajar terlebih dahulu di lakukan adanya kegiatan perencanaan.
Perencanaan sangat di perlukan terlebih dahulu agar terciptanya kegiatan belajar mengajar yang baik dan lancar. Kegiatan perencanaan belajar ini harus di lakukan sebelum proses kegiatan belajar mengajar itu berlangsung. Sehingga tidak terjadi kekacauaan dalam proses belajar mengajar. Apabila kegiatan perencanaan sudah di rencanakan terlebih dahulu maka guru hanya tinggal menjalankan tugas mereka sebagai pengajar dan pendidik.
e.       Pembukaan Tahun Ajaran Baru
Pembukaan tahun ajaran baru adalah suatu kegiatan setiap awal tahun yang di dalamnya terdapat berbagai macam kegiatan seperti dimana sekolah itu sudah menyiapkan buku untuk pendaftaran anak murid yang akan masuk ada SD/MI. Selain buku diberikan formulir berupa biodata anak yang berisi tentang nama, tempat tanggal lahir, usia, nama orang tua, pekerjaan orang tua dll.
Cara pelaksanaan tahun ajaran baru memang sudah dipersiapkan oleh pihak sekolah dari jauh-jauh hari dimana mereka sudah membentuk suatu kepanitiaan yang memang telah dibagi atau sudah diberi tugas masing - masing oleh kepala sekolah.
f.        Pelaksanaan Kegiatan Belajar
Pelaksanaan kegiatan belajar mengajar adalah suatu kegiatan yang di lakukan baik itu di dalam kelas, maupun di luar kelas yang berada di lingkungan sekolah yang terdiri dari pendidik dan anak didiknya. Dimana dalam kegiatan proses belajar mengajar dilaksanakan suatu kegiatan yang memberikan pengetahuan kepada anak sehingga kecerdasan yang dimiliki anak bisa bertambah serta aspek-aspek perkembangan yang dimiliki oleh anak bisa terlihat.
Pelaksanaan  kegiatan belajar mengajar itu sangat penting agar anak-anak bisa menambah pengetahuan. Dengan adanya  kegiatan belajar mengajar guru bisa melihat dan menilai anak didiknya yang cepat menangkap pembelajaran yang di ajarkan oleh guru serta guru bisa menilai apa saja yang di butuhkan oleh anak didiknya sehingga proses perkembangan anak didiknya.
Cara pelaksanaanya  para pendidik  di mana terlebih dahulu  mereka menyediakan media pembelajaran yang sudah di rancang terlebih dahulu.di mana tema itu di kaitkan dengan media yg akan di bawakan pada waktu mengajar.sebelum mengajar terlebih dahulu seorang guru memberikan penjelasan mengenai tema setelah itu guru memberikan pertanyaan mengenai apa yang diajarkan tadi. Kemudiana guru memberikan tugas kepada anak-anak sehingga guru tersebut bisa tau batas kemampuan dari anak-anak yang di ajarkan.
g.      Pelaksanaan Evaluasi
Pelaksanaan evaluasi adalah suatu kegiatan yang di lakukan oleh para guru untuk menilai anak didiknya berdasarkan kemampuan yang dimiliki anak didiknya. Bentuk penilaian atau pelaporan dalam bentuk sebuah narasi yang ditulis dalam buku rapor yang berisikan tentang aspek-aspek perkembangan pada anak didik.
Pelaksanaan evaluasi sangat berguna agar bisa mengetahui kemampuan dari setiap anak didik. Dimana kita ketahui bahwa setiap anak itu memiliki kemampuan yang berbeda-beda. Apabila kita sudah mengetahui kemampuan anak didik guru tersebut tinggal membenahi apa-apa saja yang harus dibenahi agar kemampuan anak tersebut bisa bertambah dan berkembang.
Cara pelaksanaan evaluasi ini yaitu dilakukan pada akhir semester dimana pada saat siswa terima rapot. Dimana buku laporan itu bukan berisikan narasi saja tetapi berisikan tanda ceklis. Dimana buku laporan berisikan kemampuan anak dalam menerima proses belajar mengajar selama satu semester.
h.      Layanan Bimbingan Dan Penyuluhan
Layanan bimbingan dan penyuluhan yaitu suatu tempat di mana dilakukan konsultasi mengenai apa-apa saja permasalahan yang di hadapi baik orang tua maupun anak didik itu sendiri. Layanan ini bertujuan bagi anak-anak yang sedang menghadapi masalah yang membutukan perhatian dari seorang guru dan tugas dari guru adalah menangani masalah yang ada pada anak. Selain pada anak orang tua juga diberikan bimbingan atau penyuluhan mengenai orientasi program sekolah pada SD/MI tersebut.
Tujuan dilakukan layanan dan bimbingan dan penyuluhan yaitu untuk  mengetahui  apa saja masalah yang di hadapi oleh anak dan tugas seorang guru memberikan solusi.
Dalam layanan bimbingan dan penyuluhan biasanya dilakukan pendekatan secara individual atau kelompok. Bagi orang tua biasanya pelayananya dilakukan setiap bulan mengenai program kegiatan belajar di mana di lakukan dengan diadakan rapat antara guru dan orang tua.
i.         Penutupan Tahun Ajaran Baru
Penutupan tahun ajaran baru adalah kegiatan yang di lakukan setiap tahun dimana kegiatan tersebut antara lain yaitu adanya laporan pertanggungjawaban ke diknas setiap tahunnya mengenai kegiatan apa saja yang di lakukan baik itu dalam urusan administrasi, keuangan dan lain-lain serta adanya penyerahan ijazah para siswa yang tamat di sekolah tersebut serta diadakan kegiatan perpisahan.
Penutupan tahun ajaran baru diselenggarakan guna untuk mengetahui apa saja yang dibutuhkan oleh pihak sekolah serta mengetahui akhir dari hasil pengajaran guru kepada anak didik, serta ingin mengetahui berapa siswa yang akan ditamatkan oleh pihak sekolah. Selain itu melihat kembali apa-apa saja yang perlu dibenahi pada tahun ajaran baru. Dengan adanya penutupan tahun ajaran baru pihak sekolah dapat mengetahui berapa banyak siswa yang akan masuk di sekolah tersebut.




BAB III
KESIMPULAN

Pelaksanaan kegiatan pembelajaran yang baik memerlukan perencanan program yang baik pula. Itu berarti keberhasilan belajar siswa-siswi sangat ditentukan oleh perencanaan yang dibuat oleh guru. Untuk itu, penyusunan perencenaan pembelajaran mutlak dilakukan oleh guru ada saat akan melaksanakan tugasnya dalam membelajarkan siswa-siswi. Artinya guru tidak akan dapat mengajar dengan optimal apabila tidak memiliki persiapan yang dikembangkan sebelumnya.






DAFTAR PUSTAKA

Engkoswara.2011. Administrasi Pendidikan. Bandung : Alfabeta
Ibrahim dan Syaodih, Nana. 2010. Perencanaan Pembelajaran. Jakarta : Rineka Cipta.
Daryanto.2005. Administrasi Pendidikan. Jakarta : Rineka Cipta.
Smith, Mark K.2009. Teori Pembelajaran Dan Pengajaran. Jogjakarta : Mirza Media Pustaka.



0 komentar:

Tinggalkan Komentar Anda

Silakan berkomentar dengan baik dan sopan. Untuk berkomentar anda bisa gunakan format di bawah ini.
Format untuk komentar:
1. Pilih profil sebagai Name/URL
2. Isikan nama anda
3. Isikan URL (Blog/Website/Facebook/Twitter/Email /Kosongkan)
4. Isikan komentar
5. Poskan komentar