ILMU

Carilah karunia ilmu dengan sungguh-sungguh, maka buah pencarian itu akan setaraf dengan kesungguhan kita.

Indonesia

Keanekaragaman budaya tidak membuat bangsa ini terpecah belah,namun semua itu menjadi satu kesatuan yang utuh,saling menjaga dan menghargai demi keutuhan bangsa yang kita cintai.

KEBAHAGIAAN

Orang yang paling bahagia tidak selalu memiliki hal-hal terbaik,mereka hanya berusaha menjadikan yang terbaik disetiap hal yang hadir dalam hidupnya

MIMPI

Salah satu kelemahan kita adalah mudah terbuai oleh mimpi-mimpi. Kita hanya larut dalam mimpi, tetapi tidak bergerak bekerja untuk meraihnya.

Terima kasih anda sudah berkunjung di Website KREASI | Sebuah Kreasi yang mencoba memberikan pengetahuan untuk melangkah dalam masa depan yang Gemilang | Jangan Lupa Tinggalkan Komentar Anda |

Tampilkan postingan dengan label Teknologi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Teknologi. Tampilkan semua postingan

Kamis, 26 Desember 2013

Spesifikasi Oppo N1 Yang Sudah Di Rilis

Sudah lama nih, admin tidak update, soalnya lagi nyelesein kuliah, hehe buat teman-teman do'ain ya agar skripsi admin lancar.. ehm.. admin mau berbagi info mengenai teknologi baru, Sekarang banyak produk yang memiliki kecanggihan dengan teknologi baru yang memberikan manfaat untuk anda penggemar gadget baru. Semakin banyak produk baru atau produk elektronik baru maka semakin banyak persaingan untuk dunia bisnis alat komunikasi. Saat ini smartphone yang paling banyak dikenal semua orang di seluruh dunia, Oppo merupakan pendatang baru yang memiliki spesifikasi lengkap yang akan bersaing dengan Samsung, Sony dan LG. Produk tersebut memiliki beragam macam spesifikasi yang mewah, Oppo mengeluarkan produk barunya dengan nama Oppo N1 yang memiliki kelebihan pada kamera yang bisa berputar hingga 260 derajat dengan resolusi 13 MP yang mampu menghasilkan gambar sangat jernih.


Kamera tersebut bisa di arahkan kedepan dan belakang jadi Oppo N1 hanya memiliki satu kamera yang bisa diputar. Jaringan yang dimiliki Oppo N1 mendukung 2G dan 3G yang mampu untuk mengakses internet lebih cepat dan selalu update dalam aplikasi yang sudah anda install dalam smartphone tersebut. Jika anda kurang puas dengan spesifikasi dalam ulasan tersebut maka bisa langsung lihat tabel di bawah ini dengan informasi spesifikasi lengkap:

Spesifikasi Oppo N1

2G Network GSM 850 / 900 / 1800 / 1900
3G Network HSDPA 1900 / 2100
SIM Micro-SIM
Dimensi 170.7 x 82.6 x 9 mm (6.72 x 3.25 x 0.35 in)
Berat 213 g (7.51 oz)
Type IPS LCD capacitive touchscreen, 16M colors
Ukuran 1080 x 1920 pixels, 5.9 inches (~373 ppi pixel density)
Multitouch Touch-sensitive area at the back (O-Touch, supports long press, sliding and double tap)
Internal 16/32 GB, 2 GB RAM
Eksternal No
GPRS Yes
EDGE Yes
Speed HSDPA; HSUPA
WLAN Wi-Fi 802.11 ac/a/b/g/n, dual-band, Wi-Fi Direct, DLNA, Wi-Fi hotspot
Bluetooth v4.0
NFC Yes
USB microUSB v2.0, USB OTG
Primary 13 MP, 4128×3096 pixels, autofocus, dual-LED flash
Feature Rotating lens, geo-tagging, touch focus, face detection, panorama, HDR, long exposure (up to 8s)
Video 1080p@30fps
Scondary 13 MP, 4128×3096 pixels, autofocus, dual-LED flash
OS Color OS based on Android OS, v4.2 (Jelly Bean)
Chipset Qualcomm Snapdragon 600
CPU Quad-core 1.7 GHz Krait 300
GPU Adreno 320
Messaging SMS (threaded view), MMS, Email, Push Email
Browser HTML 5
GPS with A-GPS support
Java via Java MIDP emulator
Color White
Battery Li-Ion 3160 mAh battery

Harga Oppo N1

Harga dari Oppo N1 yang memiliki nilai lebih mahal dari pada produk lainnya, sekarang masih kami perkirakan untuk harga Oppo N1 sekitar 5 juta jika masuk ke Indonesia. Produk ini sudah dirilis sejak tanggal 24 desember 2013, jadi buat teman-teman yang berminat silahkan beli ke toko terdekat..

Selasa, 10 September 2013

BlackBerry Messenger untuk iOS tinggal Persetujuan dari Apple

Aplikasi BlackBerry Messenger (BBM) untuk iOS nampaknya sebentar lagi akan dapat digunakan oleh para pengguna iPhone. BlackBerry dikatakan telah mengirimkan file aplikasi tersebut kepada Apple untuk direview sejak sekitar dua minggu kemarin. Dan kemunculan aplikasi itu di App Store pun tinggal menunggu persetujuan dari Apple.





Sayangnya tidak ada informasi mengenai kapan aplikasi tersebut akan secara resmi diperkenalkan oleh BlackBerry. Bisa saja perusahaan yang berbasis di Kanada tersebut melakukannya pada hari ini atau bisa juga minggu depan.
Namun kabar ini sayangnya tidak disertai dengan keberadaan aplikasi BlackBerry Messenger (BBM) untuk Android di Google Play. Terlebih kemungkinan besar pihak BlackBerry akan sengaja meluncurkan aplikasi BBM baik untuk iOS ataupun Android secara bersamaan. Jadi mereka kini harus menunggu persetujuan dari pihak Google.
Kabar mengenai aplikasi BBM untuk iOS dan Android kini memang tengah santer. Bahkan sebelumnya sempat muncul screenshot yang memperlihatkan halaman download aplikasi BBM Android dan iOS di halaman resmi BlackBerry.

Kamis, 31 Mei 2012

Penemuan Inovasi baru Yaitu Alat Suntik Tanpa Jarum Suntik

Tak lama lagi, injeksi bisa dilakukan tanpa menggunakan jarum suntik. Setidaknya jika alat rekaan Massachusetts Institute of Technology (MIT) ini lolos uji dan bisa dipasarkan secara luas.
Alat buatan institut teknologi nomor wahid di Amerika Serikat ini kecil saja. Namun alat ini memiliki tekanan supertinggi yang membuat obat yang akan disuntikkan mampu melalui kulit tanpa perlu ”melubangi” kulit. Perangkat ini dapat diprogram untuk memberikan obat dalam berbagai dosis untuk berbagai kedalaman–merupakan ”perbaikan” dari jet-injection system yang sekarang sudah tersedia secara komersial.
Para peneliti mengatakan manfaat lain teknologi ini adalah dapat membantu mengurangi potensi cedera akibat jarum suntik. Asal tahu saja, berdasar estimasi Centers for Disease Control and Prevention, petugas kesehatan di rumah sakit kerap tanpa sengaja menusuk diri mereka sendiri dengan jarum sebanyak 385 ribu kali setiap tahun. Alat ini juga akan mampu menganulir kecemasan pasien yang secara reguler harus menyuntik diri mereka sendiri, semisal suntik insulin bagi penderita diabetes.
“Jika Anda takut jarum dan harus secara berkala menyuntik diri sendiri, kepatuhan dapat menjadi masalah,” kata Catherine Hogan, seorang ilmuwan penelitian di Departemen Teknik Mesin MIT dan anggota tim peneliti. “Kami pikir ini jenis teknologi yang dapat menolong beberapa fobia seputar jarum suntik.”
Dalam beberapa dekade terakhir, para ilmuwan telah mengembangkan berbagai alternatif untuk jarum suntik. Sebagai contoh, nicotine patches–semacam plester dengan obat-obatan tertentu–perlahan melepaskan obat melalui kulit. Tetapi plester ini hanya dapat melepaskan molekul obat dengan ukuran tertentu untuk melewati pori-pori kulit, sehingga membatasi jenis obat yang dapat disampaikan. Yang terbaru adalah jet-injector system, yang mampu mengantarkan obat melalui pori-pori dengan memanfaatkan tekanan tinggi alat itu.
Tim MIT yang dipimpin oleh Ian Hunter merekayasa jet-injection system yang memberikan berbagai dosis sampai kedalaman tertentu dengan cara yang terkontrol. Desain ini dibangun pada mekanisme yang disebut Lorentz-force actuator–magnet kecil yang kuat dikelilingi oleh kumparan kawat yang melekat pada piston di dalam ampul obat. Ketika dioperasikan, interaksi dengan medan magnet menghasilkan kekuatan yang mendorong piston ke depan, mendepak obat pada tekanan yang sangat tinggi, hampir mencapai kecepatan suara di udara.
Bentuk gelombang yang dihasilkan umumnya terdiri dari dua tahap yang berbeda: fase awal, tekanan tinggi terjadi saat perangkat menyemprotkan obat pada kecepatan tinggi sehingga mampu menembus kulit dan mencapai kedalaman yang diinginkan, kemudian fase berikutnya adalah tekanan yang lebih rendah sehingga obat yang telah masuk mengalir dengan lambat dan dengan mudah dapat diserap oleh jaringan di sekitarnya.
Melalui pengujian, berbagai jenis kulit mungkin memerlukan berbagai bentuk gelombang yang berbeda untuk memberikan volume obat yang memadai.
“Jika saya ”menembak” kulit bayi untuk memberikan vaksin, saya tidak memerlukan tekanan sebanyak yang diperlukan untuk menembus kulit saya,” kata Hogan. “Kami dapat menyesuaikan profil tekanan dan itulah keindahan dari perangkat ini.”
Samir Mitragotri, seorang profesor Teknik Kimia di University of California, juga sedang mengembangkan cara baru untuk memberikan obat, termasuk melalui injeksi berkecepatan jet ini. Mitragotri, yang tidak terlibat dengan penelitian, melihat teknologi yang dikembangkan MIT ini sebagai langkah yang menjanjikan di luar desain jet-injection system, yang saat ini beredar di pasar.