Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Terima kasih anda sudah berkunjung di Website KREASI | Sebuah Kreasi yang mencoba memberikan pengetahuan untuk melangkah dalam masa depan yang Gemilang | Jangan Lupa Tinggalkan Komentar Anda |

Rabu, 27 Maret 2013

Makalah Bahasa lampung

MAKALAH

MEMBACA NARASI TAMASYA ADEK WAY KAMBAS

       

BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Dalam pelajaran Bahasa Lampung di MI/SD terdapat materi tentang membaca narasi. Seorang guru harus menguasai materi tentang narasi agar pelajaran yang disampaikan kepada peserta didik sesuai dengan alurnya.
B. Rumusan Masalah
Dari latar belakang diatas dapat dirumuskan masalah sebagai berikut
1. Apa pengertian membaca?
2. Apa pengertian narasi?
3. Bagaimana contoh narasi dan komponen narasi?

C. Manfaat Makalah
Manfaat dari makalah ini adalah
1. Menyelesaikan tugas kelompok mata kuliah Bahasa Lampung semester V
2. Memahami makna membaca
3. Memahami pengertian narasi





BAB II
PEMBAHASAN
A. Narasi Tamasya Adek Way Kambas
Dialek A
Tamasya Mit Way Kambas
Pada suatu rani di rani libur, nyak jama adik, ayah jama ibu ku memidoran mit way kambas. Sekam pak cakak mobil, berangkat jak lamban jam walu pagi sampai di way kambas sekam jam puluh. Sampai dudi nyak langsung cakak gajah, gajahni balak nihan. Sai jelma bayar Rp15.000. Si cakak gajahangkah nyak glan ani adik ku merabai cakak gajah. ghadu sekam muneh nonton pertunjukkan gajah main bola. Lucu nihan ngeliatni.
Pada waktu luhor sekam istirahat di rumah makan sekalian sekam solat duhur. Setelah sekam mengan , sekam lanjutkon memidoranngeliak pemandangan, lamon batang balak-balak, lamon juga babi hutan, lamon jelma si midor mit wy kambas sehingga di way kambas padat jama jelma midor. Luar biasa ternyata di Lampung, wat taman rang ni pelestarian gajah.
Sekitar jam 3dibi sekam pak mulang mik lamban. di renglaya nyak ngeliak pemandangan kebunni lagi alamni rek hawa ni sejuk nihan. Betah di dudi saka-saka.
Sampai lamban sekam jam 5, mabuya nihan rasani badan kidang senang nihan ngeliak alam si alami rek helau. Pesan ku jama sai unyin ni mari gham jejama ngejaga alam semesta gham in tetap helau.
Dialek O
Tamasya Adek Way Kambas
Di hari libur sai likut, sikam, adik, ayah jamo mak lapah adek way kambas, sikam sekeluargo lapah cakak mubil, sikam jamo keluargo berakkat anjak nuwo  jam waleu tukuk. Tigeh di way kambas kurang lebih jam sepuluh. sebegito tigeh sikam laju cakak gajah, gajah sino balak temen, biaya cakak gajah masing-masing jimo Rp15.000. Sai cakak gajah sino Cuma sikam sebab adek sekam rabai jamo gajah. seghadew ino ikam lajeu nuttun pertunjukan gajah maen bola, pertunjukannya lucu sekali.
Tigeh waktu luhur,ikam istirahat di warung makan diteruske semayang luhur,ghadew ino ikam laju lapah jalan – jalan nikmati pemandangan, di nei wat batang sai bbalak-balak, wat munih babi hutan, nayah munih jimo sai berlibur dinei, sehingga lokasi latap dipengunjung. ngenah panas kak cukup debei ikam berniat mulang dak nuwo,selama diperjalanan sikam ngenah pemandangan hutan sai alami sai sejuk,pemandangan ino cukup ngeguwai sikam ngeghaso betah.mak teghaso jam kak nunjuk ke pukul limo debei, akhirno ikam tigeh munih dinuwo, kelleh ghaso badan mak dighaso ulah kepuasan pemandangan sai indah. lampung sangun luar biasa wat taman wisata sai melestarikan penangkaran gajah.Sikam berpesan mari kita bersama-sama menjaga alam kita agar tetap indah.
B. Pengertian Membaca
Pengertian membaca dari berbagai buku yaitu menurut Anderson membaca adalah melafalkan lambang-lambang bahasa tulis. Menurut Poerwodarminto membaca adalahmelihat sambil melisankan suatu tulisan dengan tujuan ingin mengetahui isinya. Sedangkan menurut Henry Guntur Tarigan membaca adalah proses pemerolehan pesan yang disampaikan oleh seorang penulis melalui tulisan. Sehingga dapat disimpulkan bahwa membaca adalah proses melisankan dan/atau memahami bacaan atau sumber tertulis untuk memperoleh pesan atau gagasan yang ingin disampaikan penulisnya.
C. Pengertian Narasi
Narasi yaitu karangan yang berupa cerita. Ciri-ciri narasi terlihat dari urutan waktu yang menyertai peristiwa dalam cerita. Dalam narasi terdapat tokoh (pelaku cerita), latar (tempat terjadinya peristiwa dalam cerita), alur (jalan cerita dari awal hingga akhir cerita), amanat ( pesan yang ingin disampaikan oleh cerita).[1]
Menurut kamus besar bahasa Indonesia Narasi adalah menjelaskan suatu rangkaian kejadian. Narasi dalam kamus istilah sastra  diartikan sebagai jenis wacana yang sifatnya bercerita baik berdasarkan pengamatan maupun berdasarkan rekaan.[2]
Menurut Mulyono berpendapat bahwa narasi adalah suatu tulisan yang berisi cerita tentang suatu peristiwa dengan tujuan memperluas pengalaman orang lain, bagaimana berlangsungnya peristiwa tersebut disusun secara terperinci sesuai dengan sistematika kewaktuan. jika peristiwa itu mengetengahkan beberapa peristiwa, maka peristiwa-peristiwa tersebut antara satu dengan yang lainnya memiliki hubungan sebab akibat.[3]
Dari beberapa pendapat di atas dapat dijelaskan bahwa karangan  narasi merupakan tulisan yang berusaha menyajikan suatu peristiwa, baik kenyataan aupun rekaan secara menarik dengan urutan kronologis kewaktuan dan tempat, sehingga pembaca dapat mengetahui seolah-olah dapat merasakan atau memahami peristiwa tersebut. Sebuah karangan narasi bukan hanya sekedar menyajikan serangkaian peristiwa atau kejadian, tetapi juga harus mengandung makna secara keseluruhan, artinya rangkaian kejadian atauperistiwa tersebut harus terbentuk dalam suatu alur cerita yang dramatik dan mengandung konflik yang saling berhubungan sampai klimaksnya. Karangan akan terwujud jika bahasa yang digunakan efektif, baik yang mencakup sistem bunyi, sistem bahasa, morfologi, sistem kalimat, isi serta ejaan yang tepat dan benar.
Sebagaimana yang tampak pada narasi “Tamasya Adek Way Kambas” atau “Tamasya Mit Way Kambas”. Di dalam narasi tersebut terdapat tokoh yaitu saya, ayah, ibu dan adik.
terdapat latar diantaranya taman way kambas, rumah makan, jalan raya, rumah. Alur juga terdapat dalam narasi ini yaitu peristiwa demi peristiwa yang dialami dari awal hingga akhir cerita. Amanat yang disampaikan dalam cerita ini yaitu kepada setiap manusia diharapkan untuk menjaga alam agar tetap lestari dan terhindar dari kepunahan.


 

 

BAB III
PENUTUP
A. Kesimpulan
Dari pembahasan di atas dapat disimpulkan bahwa membaca adalah proses melisankan dan/atau memahami bacaan atau sumber tertulis untuk memperoleh pesan atau gagasan yang ingin disampaikan penulisnya.
Narasi merupakan tulisan yang berusaha menyajikan suatu peristiwa, baik kenyataan aupun rekaan secara menarik dengan urutan kronologis kewaktuan dan tempat, sehingga pembaca dapat mengetahui seolah-olah dapat merasakan atau memahami peristiwa tersebut.
B. Saran
Saran kami untuk para pembaca agar sering-sering membaca narasi Bahasa Lampung, karena dengan sering membaca akan menambah kosakata Bahasa Lampung, dan jika menguasai kosakata Bahasa Lampungakan lebih mudah untuk memahami karangan narasi berbahasa Lampung.






Daftar Pustaka

Sudihartono, S.Pd,Fattah Fauzi,MM.Lembar Kerja Siswa Bahasa Lampung Kelas 4 SD Semester Genap.Bandar Lampung. Gunung Pesagi.

id.answer.yahoo.com>awal>semua kategori>pendidikan & referensi>pendidikan tinggi>
something2283.blogspot.com/2009/05


[1] Sudihartono, S.Pd, Fauzi Fattah,MM. LKS Bahasa Lampung Kelas 4 SD Semester Genap.Hal 14
[2] Sudjiman, 1984:4
[3] Mulyono (1986:23)

3 komentar:

  1. bagus gan artikel nya
    dan menarik untuk dibaca
    dtunggu info selanjut nya gan

    BalasHapus
  2. senang bisa berkunjung ke blog anda gan
    keren dan bermanfaat sekali info nya
    terimakasih, sukses terus

    BalasHapus
  3. thanks infonya menarik dan bermanfaat
    serta menambah wawasan untuk bahasa

    BalasHapus

Silakan berkomentar dengan baik dan sopan. Untuk berkomentar anda bisa gunakan format di bawah ini.
Format untuk komentar:
1. Pilih profil sebagai Name/URL
2. Isikan nama anda
3. Isikan URL (Blog/Website/Facebook/Twitter/Email /Kosongkan)
4. Isikan komentar
5. Poskan komentar